Zaki Permana's Blog

Articles, Poem, Download, and Others…

Apakah Tuhan itu Ada?

Oleh: Zaki Permana

Seorang Professor Atheis dari sebuah universitas ternama bertanya kepada para mahasiswanya dalam sebuah kesempatan kuliahnya.

“Apakah Tuhan itu ada?”

Para mahasiswanya menjawab. “Ya, Tuhan itu ada.”

Sang professor bertanya lagi. “Apakah Tuhan menciptakan segalanya?”

Kemudian para Mahasiswanya menjawab lagi. “Ya, Tuhan menciptakan semuanya.”

Kemudian Profesor tersebut berkata.”kalau begitu, karena kejahatan itu ada, apakah Tuhan yang menciptakan kejahatan?”

Mahasiswa terdiam, kemudian sang Professor melanjutkan, “dan menurut prinsip yang kita pahami, bahwa ‘pekerjaan kita menjelaskan siapa kita’, maka bisa kita asumsikan bahwa Tuhan adalah kejahatan.”

Semua Mahasiswa terdiam, dan sang professor pun Nampak puas dengan argumentasinya yang ampuh itu, sang professor bermaksud untuk meyakinkan kepada para mahasiswanya bahwa agama adalah mitos tak masuk akal yang muncul karena daya khayal manusia belaka.

Ditengah keheningan tersebut ada seorang mahasiswa yang akhirnya angkat bicara. “Pak, boleh saya bertanya?”

“Silahkan” kata professor.

“Apakah dingin itu ada?” tanya sang mahasiswa

“Pertanyaan macam apa itu! Tentu dingin itu ada…apa kamu tidak pernah mengalami sakit flu?” seru professor diiringi gemuruh tawa kelas tersebut.

Mahasiswa menjawab. “kenyataannya pak, dingin itu tidak ada! Menurut hukum Fisika. Yang kita sebut sebagai dingin adalah kondisi ketiadaan panas. Suhu -460˚F adalah kondisi ketika tidak ada panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam, tak bereaksi pada suhu tersebut. kita menciptakan dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”

Sang Mahasiswa bertanya lagi. “Pak, apakah gelap itu ada?”

Profesornya menjawab. “tentu saja ada!” kali ini seluruh kelas menyimak benar dialog tersebut.

Mahasiswa berkata. “sekali lagi anda salah Pak, gelap itu juga tak ada. Gelap adalah Keadaan dimana tak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, sedangkan gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang tiap warna. Tapi anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu kondisi adalah diukur dari ketiadaan cahaya disana. Faktanya, kita mendeskripsikan ketiadaan cahaya sebagai gelap.

Mahasiswa tersebut bertanya lagi. “Pak, apakah kejahatan itu ada?”

Profesor menjawab. “Ada! Sebagaimana perkataanku tadi, kita menyaksikan berita-berita di TV dan Surat Kabar, betapa banyak kekerasan diantara manusia, hal tersebut adalah manifestasi dari kejahatan”

Kemudian sang Mahasiswa menjawab dengan tenang. “Sekali lagi anda salah Pak, kejahatan adalah kondisi dimana Tuhan tidak ada, persis sebagaimana dingin dan gelap tadi. Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendiskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Akan tetapi kejahatan adalah hasil dari ketiadaan Tuhan didalam hati manusia. Seperti dingin yang lahir dari ketiadaan panas, dan gelap dari ketiadaan cahaya.”

Kelas bertepuk tangan, dan sang professor diam.

Ini adalah kisah nyata, dan Mahasiswa tadi adalah. Albert Einstein, Fisikawan Modern yang paling terkemuka.

Dikutip dari teman….

30 September 2011 - Posted by | Artikel, Catatan Perjalanan, World Unic

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: