Zaki Permana's Blog

Articles, Poem, Download, and Others…

Senandung di awal Abad

Oleh: Zaki Permana

Pada setiap permulaan abad,

selalu saja ada yang lahir dan mati,

tapi..tak sembarang lahir dan tak sembarang mati kawan,

yang mati…hilang habis di lamun derasnya arus perubahan,

dan yang hidup,

mati pula satu-satu dalam keterbatasannya yang sejak masa usang telah jamak ada.

Kecuali mereka yang memiliki narasi

Atau ide untuk sebuah alur hidupnya…

Jika iya,

Maka mereka yang lahir di awal abad itu

Akan terus ada hingga akhir nanti

(Saat abad berikutnya mulai menyapa)

Atau paling tidak,

Mampu menentukan sendiri kapan hidup

Dan kapan matinya…mandiri…

Bagi ku…

Meski perubahan memanglah nyata

Namun tetap saja ada yang konstan kawan,

Sebagaimana cinta, akan tetap ada, selalu…

Walau objeknya terus beda

Maksudku disini,

Cahaya kawan, ia ibarat cinta yang mulai menyemi sejak lama

Tak sibuk pada salju, atau hujan

Ia tetap ada untuk memberi tahu kepadamu

Mana yang merah

Dan mana yang jingga

Cahaya kawan…

Itulah yang membuat kita (yang baru saja muncul di awal abad ini)

Tetap ada, walau berkali dimamah waktu

Kau tahu apa itu cahaya?

Itulah Iman kawan,

Kepada ke-Esa-anNya

Kepada RohimNya

Kepada Allah…Tuhan seru sekalian alam

kawan…

Mari, taburi wajah kita dengan cahaya…

1 November 2011 - Posted by | Puisi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: